DIPILIH BERDASARKAN KASIH SAYANG

Ulangan 7 ayat 6 – 12 bahan kotbah untuk tanggal 31 Juli 2011 minggu ke VI setelah Trinitatis. Pada tulisan kotbah yang kita buat  Ulangan 26 ayat 1-4 sudah kita tulis pada bahagian Pendahuluan tentang istilah Ulangan.  Menurut buku Septuaginta( LXX) buku Alkitab Perjanjian Lama yang berbahasa Junani deisebut DEUTRONOMIUM dan menurut Vulgata Deutronomium diartikan dengan buku Pengulangan Hukum Taurat. Kemungkinan dari pengertian ini, Alkitab berbahasa Indonesia menyebutkan ” ULANGAN”. Bibel buku Alkitab yang ditulis dalam bahasa batak disebut ” 5 Musa” Buku Ulangan ini terdiri dari tiga bahagian yaitu:

Pasal 1 – 11: Amanat Musa yang bersifat pendahuluan.

Pasal. 12 – 26: Pemberian Hukum yang dilakukan oleh Musa dihadapan Bangsa Israel.

Pasal. 27 – 34: Amanat serta berita tentang kematian Musa.

Nast kotbah untuk kita tertulis didalam bahagian yang pertama 1 – 11: Amanat Musa yang bersifat Pendahuluan.  Ulangan Pasal 7 ini dibagi lagi dengan beberapa bahagian antara lain: Ayat 1-6: Jangan kerja sama dengan kekafiran

Ayat  7-12: Pemilihan berdasarkan kasih Sayang.

Ayat  13-16: Berkat-berkat yang disampaikan

Ayat  17-26: Tuhan Allah akan mengusir lawan bangsa Israel asalklan mereka setia.

Ayat 6: Sebab engkaulah Umat yang kudus bagi Tuhan Allah mu…………………………………dst. Tentang umat yang kudus itu sudah dituliskan didalam Keluaran 19 ayat 6. Kamu akan menjadi Umat yang kudus bagiKu. Istilah yang kudus menurut bahasa Ibrani ialah: “KADOSY” artinya: terpisah atau “khusus”. Allah sendiri adalah kudus artinya: Allah itu terpisah dari dunia ini dan seluruh ciptaanNya; karena semuanya itu sudah Najis karena Dosa. Apabila sesuatu benda atau seseorang itu disebut Kudus artinya: Dipisahkan dan dikhususkan untuk Allah supaya menjadi tujuan perhatiannya untuk melaksanakan kehendaknya. Jadi kalau bangsa Israel dipilih Allah menjadi bangsa yang kudus artinya bangsa itu dijadikan khusus melaksanakan dan didalam perbuatannya itu tercermin atau terlihat yang dikehendaki oleh Tuhan Allah.

Ayat 7-8: Jawaban bangsa Israel atas pilihan Tuhan Allah terhadap mereka.  Nabi Musa memanggil para tua-tua dan menyampaikan kepada bangsa Israel segala yang difirmankan oleh Allah untuk disampaikan kepada bangsa Israel. Pada saat itu bangsa Israel memberikan jawaban:  SEGALA YANG DIFIRMANKAN OLEH TUHAN ALLAH HARUS DILAKUKAN OLEH MEREKA. Bangsa Israel itu dipilih bukan karena jumlah bangsa Israel yang banyak atau yang besar bahkan mereka adalah bangsa yang jumlahnya terkecil dari antara segala bangsa. Alasan yang lain bangsa itu dipilih ialah: Karena Tuhan Allah telah berikrar kepada Abraham, Izak dan Yakub sebagai Nenek moyang mereka. Itulah sebabnya mereka dibebaskan dari cengkraman perbudakan raja Firaun di tanah Mesir dan mereka diantar samapai ke Gunung Sinai.Jadi Allah memilih mereka menjadi bangsa pilihannya adalah karena kasih sayangnya dan juga ikrar yang disampaikan kepada nenek moyang mereka.

9-10.  Didalam ayat 9 dituliskan, haruslah kau ketahui………dst. Maksudnya bangsa Israel harus menyadari, menginsafi, dan merasakan, bahwa Tuhan Allah itu adalah Allah yang setia terhadap perjanjianNya dan kasih setia terhadap orang yang memegang perjanjianNya, dan berpegang kepada perintahNya. Tetapi orang yang membenci Tuhan Allah, Dia melakukan pembalasan  yaitu sampai dengan membinasakan . Ia tidak bertanggung jawab terhadap orang yang membencii Dia. Dari ayat 9-10 ini kita ketahui bahwa Tuhan Allah sangat setia terhadap orang yang menaruh kasih kepada Dia serta berpegang kepada Hukumnya dan perintah-perintahnya sehingga mereka disayangi oleh Tuhan Allah. tetapi sebaliknya Tuhan Allah akan menghukum dan membuat pembalasan kepada orang-orang yang membencii Tuhan Allah. Pembalasan itu adalah berupa pembinsaan.

Ayat 11-12: Sebagai kesimpulan: Bahwa bangsa yang dengan kasih sayang akan diharapkan Tuhan Allah menjadi bangsa yang kudus dengan tujuan agar menjadi bangsa yang khusus bagi Tuhan Allah dengan setia dan berpegang selalu kepada perintah-perintah serta Firman Tuhan Allah dan selalu melakukan ketetapan-ketetapan Tuhan Allah.

Renungan: Bila kita terapkan nast ini kepada warga Gereja atau kepada Jemaat Kristen, apakah sudah menyadari, menginsafi dan mengetahui bahwa mereka menjadi orang Kristen adalah menjadi bangsa Israel yang baru karena sudah diselamatkan Kristus? dengan tujuan menjadi bangsa yang kudus yang dikhususkan menjadi bangsa yang berbuat ditengah-tengah masyarakat yang heterogen dan homogen, suatu perbuatan yang mencerminkan kehendak Kristus, dan setia akan salib dan perintah dan firmannya dan menjadi suluh dan terang ditengah masyarakat yang dinaungi kegelapan ? Sungguh baik Tuhan Allah kita Yahweh yang memanggil kita menjadi orang Kristen atau Israel yang baru. A m i n. Tuhan Jesus memberkati Saudara !

Tentang pdtpsirait

Pendeta emeritus di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP)
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s