II Korintus 5 ayat 17 – 21: Manusia yang berada didalam Kristus adalah ciptaan yang baru.

Nast II Korintus 5 ayat 17-21 adalah dikhususkan pada minggu ke V setelah minggu Trinitatis. Nast ini adalah Surat dari Rasul Paulus  yang ditulis di Makedonia dan  dikirim ke Jemaat  di Kota Korintus dan yang membawanya ke Jemaat Korintus si Titus yang sering membantu Rasul Paulus dalam pelayanannya. Kota Korintus ini adalah sebuah kota yang ramai dikunjungi orang dari segala penjuru dunia. Karena dahulu kota ini  pusat perdagang dan itulah sebabnya bagi Paulus Korintus ini suatu pelayanan yang strategis bagi Rasul Paulus. Karena berita injil yang didengar di Kota Korintus akan sampai dibawa orang keseluruh penjuru dunia. Latar belakang surat Rasul Paulus yang kedua ini berbeda dengan surat Rasul Paulus yang pertama. Rasul Paulus menulis surat ini ke Jemaat di Korintus karena terjadi masalah. Dimana orang-orang Kristen Jahudi berpegang kepada Hukum Taurat dan tentang Rasul Paulus  masih diragukan orang-orang Kristen Yahudi yang berpegang kepada Hukum Taurat  dan  mereka kurang mengakui kerasulan Paulus.  Oleh sebab itu Rasul Paulus menulisnya dengan tujuan untuk memberikan Penghiburan kepada Jemaat. Rasul Paulus menceriterakan didalam Suratnya yang kedua ini sejarah dan riwayatnya. Dia menerangkan tentang sifat dan perangainya. Rasul Paulus  menerangkan, kalaupun dia menderita didalam pelayanannya, tujuannya supaya dengan penderitaannya itu, Rasul  Paulus mampu untuk menghibur anggota jemaat yang mengalami penderitaan II Korintus 1,1-11

Ayat 17-18: Jadi siapa yang ada didalam Kristus …………….dst. Untuk mengetahui lebih dalam pengertian dari Nast ini, kita harus membaca ayat 16 yang menjelaskan penilaian menurut ukuran manusia. Yaitu: Sebab itu kami tidak lagi menilai seseorang menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut  ukuran manusia, sekarang tidak lagi menilaiNya demikian. Maksudnya sebelum Rasul Paulus dipanggil menjadi Rasul, dia menilai Kristus menurut ukuran manusia. Sehingga pada waktu itu diusirnya seluruh orang yang percaya kepada Kristus dari Jerusalem. Sehingga Rasul Paulus menyadari, bahwa dia tidak menilai Kristus menurut ukuran manusia lagi. Oleh sebab itu, siapa yang ada didalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Menurut Paulus,  menilai seseorang bukan lagi menurut ukuran manusia, tetapi menilainya adalah bila dia berada didalam Kristus, orang itu sudah menjadi ciptaan yang baru dan yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah datang. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah: Bagaimana seseorang dulu dia lahir diluar Kristus kemudian dia berada didalam Kristus ? Manusia lahir didunia ini, dan berada didalam ruang lingkup dosa. Kemudian bagaimana dia berada lagi didalam Kristus ? Persoalan sekarang: bagaimana seseorang yang berada didalam ruang lingkup dosa kemudian pindah lagi dan berada didalam Kristus ? Rasul Paulus menyatakan kalau manusia menilai menurut  ukuran manusia suatu hal yang tidak mungkin. Tetapi Lukkas 18 ayat 27 Kata Jesus: Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah. Apabila manusia sudah berada didalam Kristus, maka yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah datang. Berarti kalau dulu berada didalam dunia maka cara berpikirnya adalah mengikuti dunia dan kalau dia sudah berada didalam Kristus maka cara berpikirnya sudah berpikir secara Kristen atau selalu berdasarkan dengan ukuran Kristus. Sekarang inisiatip yang datang adalah dari Allah dan bukan atas usaha manusia. Inisiatip yang datang dari Allah itu ialah memperdamaikan Allah dengan manusia. CaraNya Allah memperdamaikan manusia  dengan Allah  ialah berada didalam  Jesus Kristus. Artinya: Sejak manusia itu sudah jatuh kedalam dosa, maka muka Allah sudah tersembunyi dari manusia, tidak boleh lagi melihat muka Allah. Jadi dosa manusia itu yang membuat jurang pemisah antara Allah dengan manusia. Oleh sebab itu Tuhan Jesus datang untuk mempersatukan manusia dengan Allah. Nilai untuk mempersatukan manusia dengan Allah harus dengan pengorbanan diri Jesus dikayu salib. dibukit Golgata. Itulah yang kita sebutkan usaha memperdamaikan itu tidak datang dari usaha manusia. Tetapi adalah yang datang dari inisiatip Allah sendiri.

19. Allah memperdamaikan dunia dengan diriNya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggarannya. Tetapi berdasarkan kasih karunianya sehingga Jesus Anaknya yang tunggal diutusnya datang kedunia ini.Jadi pendamaian itu datang dari inisiatip Allah sendiri dan bukan karena diminta manusia. Disampingt itu pendamaian dari Allah tidak lebih dahulu memperhitungkan pelanggaran manusia terhadap hukum tauratnya.Seandainya Allah membuka catatan pelanggaran manusia, tidak mungkin manusia itu diperdamaikan dengan dirinya. tetapi saeluruh dosa dan pelanggaran manusia dihadapanNya sudah wajar manusia harus dihukum. Tetapi pelanggaran dan dosa manusia tidak diperhitungkan oleh Tuhan Allah.

20-21: Rasul paulus menamakan dirinya utusan Allah, Artinya: Utusan Allah disebut juga duta-duta Kristus. Rasul paulus juga sebagai utusan kristus hanya memberitakan apa yang dikehendaki oleh yang  mengutusnya yaitu jesus Kristus. Oleh sebab itu sebagai utusan kristus menasihatkan jemaat di Korintus, supaya menyerahkan dirinya didamaikan dengan Allah nmelalui Salib Tuhan Jesus.  Sungguh baik Tuhan Allah kita yang memperdamaikan diri kita dengan Allah melalui Salib Kristus. A m i n. Tuhan Jesus memberkati Saudara.

 

 

 

 

aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Tentang pdtpsirait

Pendeta emeritus di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP)
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s