ROH KUDUS TURUN KE DALAM DUNIA

Kissah 2 ayat 1 – 8.

Tgl. 12 Juni 2011, adalah hari minggu. Dimana umat kristiani merayakan hari curahnya Roh Kudus ke dalam Dunia ini. Didalam Alkitab Roh Kudus itu disebut antara lain: Roh Allah, Roh Penghibur, Roh Kebenaran, Roh Tuhan, Roh Jesus. Kita membaca didalam Johannes 4 ayat 24: Allah itu Roh dan barang siapa menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran. Berarti Allah itu bukan seperti tubuh yang terwujud yang bisa diraba oleh tangan manusia. Untuk mengenal Roh Kudus Alkitab memperlihatkan lambang seperti: Angin, Api, Merpati, Nafas, Jari Allah. Semua lambang itu memperkenalkan kepada manusia tentang kehadiran Allah, sesuai dengan pekerjaannya. Kehadiran Allah adalah sebagai  Bapa yang  dinyatakan pada penciptaannya didalam Perjanjian Lama. Kemudian Allah itu Hadir lagi sejak dikandang Domba sampai diatas bukit Zaitun pada waktu Dia Naik ke Sorga Yaitu Allah yang menjadi Manusia didalam Jesus Kristus. Tetapi Allah yang berada didalam Roh Kudus itu hadir sepanjang Zaman. Sekarang Dia turun kedalam Dunia ini dan bekerja sebagaimana yang diceritrakan pada Nast ini.

1-4: Ketika tiba hari Penta kosta artinya hari ke 50 setelah hari Paskah. Bagi orang Jahudi ada beberapa pesta perayaan. Alkitab memberitakan hari yang bersejarah dan hari yang besar yang ditetapkan oleh Tuhan didalam Imamat Pasal 23 ada tiga hari perayaan yaitu: Hari Paskah, Hari Penta kosta, hari Raya Pondok Daun. Jadi setelah 50 hari berselang dari Kebangkitan Tuhan Jesus sebagai hari Paskah, maka bangsa Yahudi berkumpul di Jerusalem. Pada waktu hari kelima puluh didalam Nast ini, bukan hanya bangsa Yahudi yang berkumpul melainkan dari banyak suku berkumpul di Jerusalem. Biasanya, pada hari Penta kosta ini, kalau didalam bahasa Ibrani disebut “KHAQ SYAVU’ OT” yang dijelaskan dengan hari raya bungaran (Keluaran 23, 16; 34,22 dan Bilangan 28, 26). Dikemudian hari, hari raya ini dijadikan lagi menjadi hari raya Penta Kosta. Pada hari Raya itu juga disebut hari Penuayan. Seluruh bangsa Yahudi diwajibkan membawa hasil panennya untuk dipersembahkan kepada Tuhan. Itulah sebabnya juga disebut hari Penta Kosta ini hari raya panen. Pada saat hari itu sudah tiba,  semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Pada saat mereka berkumpul, tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi tiupan angin memenuhi seluruh  rumah , dimana mereka duduk. Dan tampaklah diatas kepala mereka lidah seperti api dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah pada mereka Dengan Roh Kudus, lalu mereka berkata-kata dalam bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.Dari keterangan diatas kita ketahui tahap-tahap turunnya Roh Kudus itu yaitu:

1-Mereka berkumpul pada waktu raya pentakosta. -2 Kedengaran suara angin artinya lambang memperkenalkan Rohkudus yang artinya Angin menghidupkan., -3 Tampak diatas kepala mereka lidah seperti api yang memperkenalkan lambang Roh Kudus, dimana api itu maksudnya membakar dosa-dosa manusia, -4 Kemudian mereka berkata-kata dalam bahasa lain artinya bukan bahasa yang biasa yang diucapkan,

Berarti Roh Kudus turun kedunia ini adalah untuk menghidupkan manusia serta membakar dosa manusia sehingga manusia itu berbahasa dengan bahasa yang lain maksudnya, berbeda dengan bahasa yang mereka ucapkan selama ini. Melainkan berbahasa seperti yang diberitakan oleh Roh Kudus itu kepada mereka. Kalau dulu bahasa,  mereka ucapkan adalah yang diberikan oleh Pikiran atau otak mereka, tetapi setelah Roh Kudus itu berada didalam diri mereka berubah menjadi bahasa yang sesuai dengan yang diberikan Roh Kudus itu.

5-8: Pada waktu perayaan hari Penta Kosta itu sudah banyak yang hadir dikota Jerusalem, mereka bukan hanya bangsa Yahudi, ada juga yang hadir Orang Pertia, Media, Elam, Orang Mesopotamia,  Yudea, Kapadosia, Pontus, Asia,  ………..dst. Mereka seluruh yang ada di Jerusalem mendengar para Rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri walaupun Rasul orang Galilea tetapi orang yang terdiri dari berbagai jenis bangsa dan berbeda dengan bahasa mereka, heran karena mereka mengerti apa yang diucapkan oleh Para Rasul itu. Kala kita bandingkan peristiwa yang terja didalam Kejadian 11 ayat 1 – 9 Pada waktu peristiwa pembangunan menara Babel, Tuhan turun  dari SinggasanaNya, Tuhan mengacaukan bahasa mereka dan mereka tidak saling mengerti dan mereka mencari tempat masing masing dan buyar. Tetapi pada Hari Penta Kosta ini, Roh Tuhan turun dari atas dan hinggap didalam diri para Rasul sehingga bahasa yang diucapkan mereka dimengerti dan dipahami oleh orang orang yang hadir pada waktu itu walaupun para Rasul berbahasa Galilea dapat dimengerti oleh suku yang datang dari bangsa yang lain. Jadi Kehadiran Roh Kudus itu adalah untuk membuahkan atau menjadikan supaya bahasa manusia yang diucapkan orang itu dimengerti orang lain dan mereka bersatu dan bukan seperti di Babel yang menjadikan bubar persatuan mereka.

Sekarang pada hari turunnya Roh Kudus itu, memberikan buah bungaran bagi Tuhan Allah yaitu:- 1.Manusia berbahasa menurut yang diatur oleh Roh Kudus

                                 -2.Bahasa yang diatur oleh Roh Kudus dimengerti dan dipahami orang lain.

Jadi Hari Turunnya Roh Kudus itu  adalah memperlihatkan kepada kita, bahwa Allah itu sungguh Baik, Dia mau menjadikan kita menjadi manusia yang baru. Amin. Tuhan Jesus memberkati Saudara !

Tentang pdtpsirait

Pendeta emeritus di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP)
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s