7-1-2011

Mazmur 20 : 8

Di dalam Almanak HKBP tertulis Mazmur 20 ayat 8: Ada orang yang mengandalkan kereta perangnya, ada pula yang mengandalkan kudanya. Tetapi kita mengandalkan kuasa Tuhan, Allah kita.
Di dalam Alkitab tertulis: Orang ini memegahkan kereta dan orang ini memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama Tuhan, Allah kita.
Kalau di dalam bahasa batak, memegahkan atau mengandalkan disebut: MANGASAHON.
Tetapi terjemahan itu tidak membawa persoalan untuk kita pahami. Yang penting kita tafsirkan aja tujuan yang diminta.
Mazur adalah suatu tulisan yang berisi doa dan pujian terhadap Tuhan yang Maha Baik dan yang berkuasa. Raja Daud sebagai orang seniman juga seorang yang selalu dekat dengan Tuhannya.
Pada waktu Goliat raja Falistin baca (I Samuel 17 ayt 45) Tertulis Goliat mendatangi dengan pedang, tombak dan lembing, tetapi Daud mengatakan saya mendatangi dengan nama Tuhan Semesta Alam.
Sekarang marilah kita tiru atau kita teladani sifat hidup si Daud, sejak dia masih muda sampai hari tuanya sangat dekat dengan Tuhan Allah yang Maha Baik itu. Sejak dia bekerja menggembalai domba-domba ayahnya, dia selalu mengandalkan (Mangasahon) Tuhan Yang Maha Baik itu.
Sekarang ini kita berada dijaman Industrialisasi, Perdagangan bebas di Era Globalisasi ini. Orang banyak hidup dari Kapital besar Kalau modal kecil tidak akan mampu lagi.
Satu ciri di Era Globalisasi ini atau jaman Industrialisasi ini adalah manusia mengandalkan Akal. Orang baru percaya kalau sudah masuk akalnya. Bila tidak masuk akal manusia sekarang ini tidak percaya.
Negara-negara didunia ini sekarang mengandalkan: Plitik , Ekonomi, Senjata dan Ilmu Pengetahuan. Kalau dijaman modernisasi sekarang ini sudah banyak orang pergi main golf, berlibur ketepi Pantai, menikmati udara Gunung. Mereka sudah kurang minat untuk ke Gereja. Kalupun ke Gereja mungkin pada waktu Natal dan Tahun Baru.
Di Jaman Modern ini, banyak kekuatan yang membawa manusia terjerumus ke Neraka.
Juga pada waktu pemilihan Struktural di Negara ini, kalau tidak banyak uang, tidak pintar berpolitik praktis dia tidak terpilih.
Sekarng marilah kita mengandalkan Tuhan. Tuhan lah yang Maha Baik dan yang Maha Kuasa.Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. (Lukkas 1 ayt 37).
Kalau kita kita hanya mengandalkan Pikiran, uang, kawaan , senjata, politik, bisa tetapi kalau gagal, nanti kita bisa terjerumus dan akhirnya kita Stres dan Struk atau lumpuh dan bisa juga kita Gila. Banyak orang menjadi Struk, Gila karena dia gagal.
Sekarang marilah kita mengandalkan Tuhan yang Maha Baik, Tuhan yang Maha Kuasa, pasti kita akan dituntun dan akan berhasil didalam perjalanan hidup kita. A m i n. Tuhan

Jesus yang Maha Baik itu memberkati Saudara.

Tentang pdtpsirait

Pendeta emeritus di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP)
Pos ini dipublikasikan di Khotbah Mingguan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s