Johannes 12 ayat 32-35

Hari kenaikan Tuhan Jesus ke Sorga itulah perayaan kita hari kamis tanggl 2 Juni 2011. Istilah Alkitab mengajarkan kepada kita Kenaikan Tuhan Jesus ke Sorga. Apakah Sorga itu ? Apakah itu suatu Wilayah seperti Negara yang mempunyai batas-batasnya ? Berapa jauhkah Sorga itu dari Bumi  yang kita diami ini ? Apakah itu diatas dunia ini ? Sebab  bila kita memandang keatas, kita melihat biru. Tetapi semakin tinggi pesawat kita terbang keatas,  kita lihat juga tetap biru. Rupanya yang biru itu adalah batas terakhir pemandangan mata kita. Surga adalah bahasa Indonesia,  Poerwadarminta mengatakan didalam kamusnya: Sorga adalah alam akhirat tempat jiwa manusia yang berbuat baik. Disana manusia itu akan mengenyam  kebahagiaan. Kita juga sering mendengar istilah sorga dunia, artinya adalah kenikmatan, kesenangan, kebahagiaan. Istilah Sorga dalam bahasa Ibrani disebut: SYAMAIM dan didalam bahasa Junani disebut: URANOS. Didalam Alkitab bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi LANGIT. Kejadian 1,1 dan Matius 5, 18. Sekarang kita tidak bermaksud membahas itu lebih luas, melainkan perlu kita pahami SORGA , adalah tempat kediaman Allah. Sehingga bangsa Israel sering berdoa seperti yang tertulis didalam Ulangan 26 ayat 15: Jenguklah dari tempatMu yang kudus dari dalam sorga………..dst. Berarti Sorgaa itu adalah tempat Tuhan Allah suatu tempat suci. Jadi Tuhan Jesus pergi dari tempat didunia ini ketempatnya yang kudus di sorga. Kalau selama didunia ini, mulai dari kandang domba Betlehem sampai bukit Zaitun, Tuhan Jesus, lapar, haus, mudah capek dan tertidur, dan juga hidupnya seperti  muridnya. Eia Sama-sama makan, tidur, bherjalan bersama-sama,  seperti kita bersama-sama dengan teman kita sesama manusia. Sekarang bukan demikian lagi setelah Dia Naik kesurga, Dia datang lagi tetapi tempatnya didalam diri kita manusia. Bagaimanakah caranya Dia naik ke Sorga dan kemudian datang kedalam diri kita ? terlebih dahulu Dia ditinggikan.

Sebelum kita melanjutkan nast berikut, kita harus membaca dulu ayat 31 yaitu: Suatu waktu Tuhan akan mengadili dunia ini. Keputusan Pengadilan itu ialah: PENGUASA DUNIA AKAN DILEMPARKAN KELUAR.  Kemudian dilanjutkanlah kepada Nast yang berikut yaitu: 32-33: dan Aku, apabila Aku ditinggikan…………….dst. Istilah yang ditinggikan sangat menarik bagi kita. Johannes menjelaskan arti dari ditinggikan itu pada ayat 33 yaitu Tentang kematianNya. Kematian Tuhan Jesus dikayu Salib bukannlah hukuman atau kutuk karena Hukum Taurat. Menurut Injil johannes ditinggikan itu adalah menunjukakan kepada kematian Tuhan Jesus di Kayu Salib. Atau salah satu usaha Tuhan allah  untuk menarik manusia kepadaNya. Buku tafsiran masa kini Jilid 3 tafsiran Perjanji8an Baru halaman  323 ” Kristus yang disalibkan yang bertindak sebagai magtnit yang pengaruhnya tidak dapat dielakkan siapapun”. Demikianlah pengertian setelah Aku ditinggikan Aku akan menarik. Jadi karena Tuhan Jesus mati diatas Salib itulah sebagai kekuatan yang menarik manusia kepada Allah. Jadi antara Betlehem dan bukit Zaitun itu adalah Golgata tempat berdirinya Salib  sebagai magnit bagi manusia kepada Tuhan Allah. Tuhan Jesus naik ke Sorga ke tempat yang kudus tempat Kerajaan Tuhan Allah, ketempat itulah Tuhan Jesus dengan maksud untuk mempersiapkan tempat bagi manusia yang ditarik oleh Kematian Tuhan Jesus.

34-35: Istilah Tuhan Jesus ditinggkan yang berarti kematian Tuhan Jesus tidak masuk akal masyarakat Jahudi.  Alasannya karena ada tertulis seperti Daniel 7 ayat 14, Jeheskiel  9 ayat 6 Mazmur 89, 4 bahwa Anak manusia itu mempunyai kerajaan dan kekuasaan yang tidak berakhir dan berdiri untuk selama-lamanya dan tidak terkalahkan oleh bangsa manapaun. Itulah ajaran yang diterima oleh akal mereka. Tetapi kerajaan Anak manusia Mesias itu, bukan diterima akal manusia dan tidak berdiri diatas akal   atau politik melainkan berdiri diatas Salib.. Memang Politik dan akal manusia berusaha untuk menarik dan mempengaruhi manusia tetapi bagi kerajaan Mesias kematian Tuhan Jesus diatas salib lebih kuat untuk menarik manusia dean mempengaruhi manusia  ketempat kerajaan Aallah yang yang sudah dipersiapkan oleh Tuhan Jesus.  Sekarang bagaimanakah supaya kematian Tuhan Jesus sebagai yang ditinggikan oleh Tuhan Allah dimengerti dan dikenal oleh manusia ? Yaitu dengan terang yang ada bagi Jesus. Akal manusia tidak mampu untuk menerimanya tetapi harus dengan terang dari Tuhan Jesus.  Jadi Allah itu sungguh baik bagi kita, karena dengan ditinggikannya Tuhan Jesus mati dikayu Salib kita ditarik ketempat yang  kudus itu. A m i n. Tuhan Jesus memberkati Anda !

About these ads

Tentang pdtpsirait

Pendeta emeritus di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP)
Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s